karena semalam aku sibuk bercengkrama dengan kebisuan,
sesaat itu kecurigaanku bertemu dengan kemarahanku.hempasan daun pintu pun tak terelakkan di samping dipan rumahku..secangkir kopi coba redam emosiku hingga petang
sekarang,
semenjak aku kembali sadar dalam kegamangan,aku kembali hantarkan luka santun
dari meja usang
sesaat aku di pinggir kota magelang

Tidak ada komentar:
Posting Komentar