Saat keindahan itu ada
kau akan terus tertawa bahagia
sedangkan ketulusannya entah tak lgi bicara
pada kepasrahan yang tergeletak tak berdaya
lamunmu terus bertanya
kenapa harus kau temui tembok penuh rahasia?
meski dukamu berteriak resah
aku coba menepuk bahumu yang sebelah
kataku,"bangkitlah,kau tak harus lemah!"
biarkan tangismu menjadi gerimis
yang terlihat dan terasa manis
kalaupun dia terjatuh,tak ada suara mengeluh
meski harapanmu telah runtuh
...
...
aku akan bernyanyi. .
tidurlah. .
akan aku
rengkuh kau penuh, bermimpilah. .
lelah telah sunyi, seluruh gemuruh
dan
marah-lelah, setiap hari akan punah terlumat waktu, rebah di tengah rumah. .
aku tak pernah lelah mendampingimu,
di sini(meski tanpa raga dan jiwa)
berakhir dengan menutup sedihmu.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar