Halaman

Kamis, 17 Maret 2011

Mendengar dari senyummu

Hai...,
selembar daun keringku memanggil
dan menyanyi kecil tenteng elokmu
dan kuberikan setangkai puisi bukti setiaku pada yang menyayangiku
bibirku tak lagi sakit peragakan kalimat2 itu

sendiriku telah coba kau jamah dari hijau belantara tanpa ragu-ragu
dan sebelumnya selalu ku temui rupa2 yang sama siapa di balik lucu pemilik wajahmu
aku ingin katakan rindu itu dengan sederhana;
"jaga rasa ini sebelum mendung kembali hitam berjelaga",
semoga semua tak sia2

sebatang ranting jeritkan salam
pada statusmu,kirana senandungkan alam
kehadiranmu taklukan kejemuan,
rubuhkan kebosanan dan kesepian
berikan nafasmu untuk ku eja menjadi ketabahan

bisikku,"dari mana kau datang?"

Tidak ada komentar:

Posting Komentar